saat lafaz sakinah.....
Heningnya
Sunyi suasana
Lafaz sakinah
bermula
Apa rasa
Diterjemah hanya
Sebak abah
tangis ibunda
Adalah aku wali
puteriku
Serah kini
amanahku ini padamu
Nafkahilah dia
curah kasih dan cinta
Lebih dari yang
ku berikan kepadanya
Dulu esakannya
sandar di bahuku
Tangisannya kini
ku serah padamu
Bukan bermakna
dia bukan milikku
Fitrahnya
perlukanmu
Jadikanlah dia
wanita syurga
Mengerti benar
akan maharnya
Taat itu bukan
hanya pada nama
Indah ia pada
maksudnya
Ku akur
Akan pesanmu
Puterimu kini
amanahku
Iringilah
Dengan doamu
Bahagia kami
dari redhamu
Saat
pertama kali mendengar lagu ini billa kaku tanpa kata. Bertapa sedihnya lafaz
sakinah ini. Berkali-kali mendengar dan mengalirkan air mata. Baru billa sedar,
saat lafaz dikatakan nanti, billa sudah menjadi tanggungjawab suami. Saat itu,
segala dosa ditanggung oleh suami billa. Ayah telah terlepas beban untuk
menanggung semua itu. Moga selama billa menjadi tanggungjawabnya billa tidak
menarik ayah ke neraka. Apakan daya, billa hanya manusia biasa. Tidak terlepas
dari dosa dan noda. Moga Allah mengampuni dosa-dosa billa begitu jua
dosa ayah. Baru billa tahu bertapa besarnya pengorbanan seorang ayah. Tiada
lagi kata yang dapat dilafazkan pada ketika ayah melafazkannya. Hanya linangan
air mata dan esakan tangis yang mengantikan setiap tutur kata. Dari kecil ayah
menjaga billa, memberi kasih sayang pada billa dengan cara nya yang tersendiri.
Mampukah hal itu dilakukan oleh suami billa?. Sejak dari kecil ayah menurut
segala kehendak billa, mampukah suami billa melakukan nya nanti. Sejak dari
kecil ayah billa faham segala sifat dan rajuk billa. Mampukah hal itu difahami
oleh suami billa nanti?. Sejak dari kecil ayah tidak pernah memukul billa,
mampukah hal itu tidak dilakukan oleh suami billa nanti?. Mungkin suami billa
nanti tidak sehebat ayah yang menjaga billa, namun dia nanti mungkin ada
kelebihan nya yang tersendiri. Billa berharap suatu saat nanti apabila lafaz
sakinah ini dilafazkan, billa telah bersedia menjadi isteri yang solehah dan
menjaga maruah suami. Billa berharap cik suami bersedia menjadi suami yang
bertanggungjawab dan tidak sekali-kali membiarkan dirinya ke neraka kerana
dosa-dosa billa.

No comments:
Post a Comment